Menyisihkan sebagian kekayaan, terutama harta tak bergerak seperti tanah dan bangunan memang bukan hal gampang. Diperlukan keikhlasan untuk melepaskan aset berharga tersebut demi kepentingan umat. Kalangan menengah kini berlomba mendermakan hartanya demi kemaslahatan umat.
Keberadaan lembaga-lembaga wakaf dan nazir--atau pengelola aset wakaf--memudahkan para wakif--atau orang yang ingin mewakafkan hartanya. Wakaf kini pun tak sekadar bernilai sosial, tapi juga menjadi pendorong pembangunan ekonomi. Para nazir mampu mengelola harta wakaf menjadi aset yang mendatangkan keuntungan sehingga membuka lapangan pekerjaan.
Seberapa besar aset wakaf di Indonesia saat ini? Bagaimana kesiapan lembaga-lembaga wakaf? Dan bagaimana kontribusi wakaf terhadap pembangunan ekonomi?
sumber: http://www.tempo.co/read/video/2014/08/04/2006/Cover-Tempo-Wakaf-Modern
0 Response to "Cover Tempo : Wakaf Modern"
Post a Comment